Popular posts from this blog
Refleksi akhir tahun 2017 ala sahabat-sahabati pojok
Hari minggu di penghujung tahun 2017. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) komisariat Sunan Pojok Blora mempunyai cara unik untuk merefleksikan moment ini. Bekerja sama dengan pihak kampus V (Blora Kota) STAI AL MUHAMMAD CEPU, sahabat-sahabati pojok mengadakan kegiatan tanduk ambeng yang diberi nama “Refleksi akhir tahun dan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW serta haul KH. Abdurrahman Wahid dan para Masayiekh”. Kegiatan yang dihadiri para dosen, mahasiswa, serta delegasi dari setiap banom PC Nahdlatul Ulama (NU) Blora ini dilaksanakan tepat di hari Minggu 31 Desember 2017 pada pukul 14.00-17.00 WIB dengan serangkaian agenda yang sangat jarang kita temui pada acara-acara refleksi akhir tahun seperti biasanya. Acara ini dibuka dengan pembacaan tahlil serta Al Barzanzi yang diiringi lantunan terbang oleh grup hadroh Al Waton, dilanjutkan dengan sarasehan para dosen dan mahasiswa kemudian diakhiri do’a tanduk ambeng sebelum makan bersam...
KEJUTAN UNTUK GURU HONORER
Potret Guru Honorer Ia ingin berterus terang kepada atasannya bahwa ia ingin segera berhenti mengurus dan menekuni pekerjaan sialan dan terkutuk itu. Betapa ia sangat terlunta-lunta, jengkel, kurang tidur dan berubah seperti platipus saat hari libur tiba, menghabiskan hari dengan duduk dan terbaring tanpa tenaga dari pagi sampai sore, menjebak diri dan terkatung-katung di dalam kos-kosan sempit berukuran 3x4 meter yang ia dapatkan secara cuma-cuma, setelah indung semang yang merasa iba dengannya karena melancong tanpa tujuan mencari pekerjaan, namun sebagai gantinya ia harus sukarela membantu anak indung semang menggarap tugas-tugas sekolah. Rasanya mengerikan sekali. Perlu waktu bertahun-tahun lamanya untuk mempertimbangkan keputusan yang entah dungu atau penuh keputusasaan ini. Ia sudah berpikir akan mengkhianati janji mulianya kepada seluruh teman dan kerabat, tentang mimpi dan cita-cita yang ia gembor-gemborkan saat masih berumur belasan tahun. Kini ia ingin jadi gembel saja, duduk...





